Bogor – Indah Permata Sari Maha, alumni SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sidikalang, berhasil meraih gelar wisudawan terbaik di Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB). Perempuan asal Singkawang ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak serta merta membatasi mimpi dan cita-cita untuk mendapatkan pendidikan terbaik.
Indah mengikuti prosesi wisuda dan berpidato mewakili ratusan wisudawan di kampus IPB University, Dramaga, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (14/10/2026). Dalam pidatonya, Indah menceritakan perjuangan orang tuanya dalam mendukung pendidikannya di tengah keterbatasan ekonomi, hingga akhirnya ia mendapatkan beasiswa untuk masuk ke SMA unggulan melalui CT ARSA Foundation.
“Saya adalah anak desa dari Singkawang. Sejak kecil, saya punya mimpi sederhana. Saya ingin sekolah setinggi-tingginya,” ujar Indah.
Ia melanjutkan kisahnya, “Selama 16 tahun, saya dibesarkan di rumah kontrakan berukuran 6×7 meter, berdinding papan dan berlantaikan semen yang retak. Karena cukup sempit, bagian belakangnya kami panjangkan menjadi dapur berdinding terpal dan berlantaikan tanah. Sebagian orang menyebutnya gubuk, bukan rumah.”
Indah sangat menyadari keterbatasan ekonomi keluarganya. Namun, ia bertekad untuk masuk SMA unggulan demi mendapatkan pendidikan terbaik. Baginya, keterbatasan ekonomi seharusnya tidak menjadi penghalang cita-cita.
“Dari sanalah saya bermimpi dan berjuang untuk membuktikan bahwa ekonomi boleh membatasi keadaan, tapi tidak boleh membatasi cita-cita,” tegas Indah.
“Saya kemudian bertekad harus masuk SMA Unggulan, walaupun tidak punya buku dan handphone untuk mengakses materi. Walaupun banyak tantangan, namun alhamdulillah saya berhasil mendapatkan beasiswa penuh sejak SMA di SMA Unggulan CT ARSA Foundation dan yang akhirnya membawa saya sampai di Bogor,” imbuhnya.
Mewakili teman-temannya, Indah menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik IPB dan CT ARSA. Ia secara pribadi juga berterima kasih kepada orang tuanya yang tidak pernah berhenti berdoa dan mendukungnya selama masa kuliah hingga ia menjadi lulusan terbaik IPB.
“Kami persembahkan toga ini untuk keluarga tercinta dan orang-orang yang telah berjasa mengantarkan kami sampai di posisi ini,” kata Indah.
“Terima kasih juga yang sebesar-besarnya kepada Ayahanda Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari atas kemurahan hati memberikan beasiswa SMA Unggulan CT ARSA Foundation kepada saya. Dan untuk mama saya, Ina Suyanti Putri, putrimu berada di sini sekarang,” tutupnya.