Kapolri Jenderal Suyudi Dinilai Berhasil Berantas Narkoba Serentak

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto atas gerak cepatnya dalam menggelar operasi pemberantasan narkoba secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Sahroni menilai langkah ini merupakan realisasi dari janji yang telah diutarakan oleh Kapolri.

“Top markotop Kapolri baru sesuai janji akan lakukan gebrakan,” ujar Sahroni saat dihubungi pada Jumat (9/10/2026). Ia menambahkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Kapolri ini sangat patut diapresiasi karena merupakan tindakan nyata dalam upaya meminimalisir peredaran narkoba yang dinilai merusak generasi penerus bangsa.

“Kerja-kerja yang patut diapresiasi dan harus terus lakukan ini untuk meminimalisir peredaran narkoba yang sangat merusak penerus bangsa, bravo Polri,” tegas Sahroni.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memang telah melakukan penggerebekan narkoba di sejumlah wilayah Indonesia. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, hingga Satpol PP.

Penggerebekan dipimpin oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian dan Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso. “Saat ini operasi kami lakukan di seluruh Indonesia. Serentak, arahan Presiden kepada Kapolri sudah jelas, kami maknai dan kami tidak akan tidur. Kami tidak akan tidur, masyarakat di hati kami. Kami akan berantas mata rantai narkoba,” ujar Kristian di Kampung Ambon, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10).

Kristian menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. “Saat ini saya berada dengan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya berada di Kampung Ambon. Kami meminta kerja sama dengan masyarakat. Kami ingin bersama-sama masyarakat untuk melakukan pemberantasan mata rantai narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso menjelaskan bahwa di wilayah Jakarta, operasi penggerebekan sarang narkoba dilakukan di dua lokasi, yaitu Kampung Boncos dan Kampung Ambon. Sebanyak 700 personel gabungan dikerahkan untuk operasi ini, yang terdiri dari Brimob, Dalmas, personel Narkoba dari Polda, Mabes Polri, Polres, serta unsur TNI.

Dalam penggerebekan di kedua lokasi tersebut, total 24 orang berhasil diamankan. Sebanyak 8 orang ditangkap di Kampung Boncos, sementara sisanya diamankan dari Kampung Ambon. Para terduga kini tengah menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan komentar