Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjukkan komitmennya yang kuat dalam pemberantasan narkoba melalui serangkaian penggerebekan kampung narkoba di berbagai wilayah Indonesia. Tindakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan program prioritas Kapolri.
Operasi serentak yang melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Polda setempat, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi ini digelar di Sumatera, Sulawesi, Jawa, hingga Kalimantan. Dalam operasi tersebut, ratusan orang diamankan dan sejumlah barang bukti narkoba serta peralatan konsumsi disita.
Operasi di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat
Belum genap dua pekan menjabat sebagai Kapolri, Jenderal Suyudi telah memerintahkan jajarannya untuk menggelar operasi narkoba di dua wilayah rawan di Jakarta Barat, yaitu Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Operasi ini melibatkan gabungan dari Dittipnarkoba Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, BNN, dan TNI.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan total 24 orang yang diduga terkait peredaran narkoba. Selain itu, disita pula barang bukti berupa sabu, ganja, senjata tajam seperti panah, tombak, busur, serta alat timbangan dan etomidate.
36 Orang Diamankan dari 9 Lokasi di Medan
Di Sumatera Utara, aparat gabungan menggerebek sembilan titik kawasan rawan narkoba. Operasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian. Sebanyak 36 orang diamankan bersama barang bukti ratusan gram sabu, puluhan alat hisap, hingga mesin judi dingdong.
Brigjen Kristian Parluhutan Siagian menyatakan bahwa operasi ini merupakan lanjutan dari rangkaian razia sarang narkoba yang digencarkan di berbagai daerah. “Ini merupakan operasi lanjutan pemberantasan narkoba ke titik titik rawan yang ditengarai menjadi sarang narkoba di seluruh Indonesia,” ujarnya.
104 Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Sulsel
Personel Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Selatan juga berhasil mengamankan 10 orang dari penggerebekan kampung narkoba di Kampung Sapiria Bortak, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo. Operasi yang digelar pada Jumat (9/10) ini menargetkan lokasi yang diketahui kerap menjadi pusat peredaran narkoba.
Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan juga menyita barang bukti narkoba. Lurah Suangga, Andi Erni, menyebutkan bahwa sebagian besar yang diamankan berasal dari luar kelurahan, menunjukkan adanya pergerakan pengunjung dari luar lokasi.
Kampung Narkoba di Palembang, 6 Orang Positif Narkoba
Di Palembang, Sumatera Selatan, penggerebekan dua lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di Lorong Keramat dan Lorong Jaya Laksana berhasil mengamankan sembilan orang. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan positif menggunakan narkoba dan sedang menjalani asesmen.
Operasi yang melibatkan Ditresnarkoba Polda Sumsel, Satresnarkoba Polrestabes Palembang, dan BNNP Sumsel ini menyita sejumlah barang bukti, termasuk bong, timbangan digital, paket diduga sabu, alat suntik, hingga senjata tajam.
Kampung Narkoba Pulau Pandan Jambi
Satresnarkoba Polresta Jambi melakukan penggerebekan lapak narkoba di RT 30 Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Sebanyak 6 orang diamankan di sebuah rumah milik tersangka berinisial E. Petugas juga menyita satu paket diduga sabu.
Kapolresta Jambi Kombes Ananto Herlambang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan operasi serupa secara berkelanjutan di titik-titik rawan narkoba lainnya di Kota Jambi.
Operasi Narkoba di Palangka Raya
Polda Kalimantan Tengah bersama BNNP Kalteng melakukan penggerebekan di kampung narkoba Puntun, Palangka Raya. Operasi ini mengungkap dugaan peredaran sabu dan berhasil menyita 456,77 gram sabu. Sebanyak 15 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika dan dua orang diduga pengedar diamankan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Ady Purnomo menyatakan bahwa dua terduga pengedar berinisial AR (33) dan RAF (33) diamankan beserta 14 paket sabu.