Kades Pandeglang Minta Maaf Usai Insiden “Sawer ke Muka” Biduan

Pandeglang – Kepala Desa Padasuka, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, berinisial Sara, telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Permintaan maaf ini dilontarkan menyusul insiden pemarahan terhadap seorang biduan yang memprotes aksi sawer ke muka saat acara pertunjukan musik. Peristiwa ini berhasil dimediasi oleh Polres Pandeglang.

Proses mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian ini dilaksanakan pada Senin (5/10/2026) sore. Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Wakapolres Pandeglang Kompol Yudha Hermawan, Oman selaku pria yang melakukan aksi sawer, serta Laura Agustini selaku pemilik grup musik. Hasil dari mediasi ini adalah tercapainya kesepakatan damai antara pihak Kepala Desa dan grup musik BL Musik. Baik Kades Sara maupun Oman kemudian sama-sama menyampaikan permintaan maaf mereka.

Dalam sebuah video yang diterima, Oman terlebih dahulu menyampaikan penyesalannya kepada pihak manajemen BL Musik. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pimpinan BL Musik. Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mungkin itu saja dari saya,” ujarnya.

Selanjutnya, Kades Sara yang berdiri di samping Oman, turut menyampaikan permohonan maafnya. Ia mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai terkait peristiwa yang sempat menimbulkan kegaduhan tersebut. “Syukur alhamdulillah saling memaafkan. Jadi tidak ada lagi kami ini ancaman-ancaman dari pihak manapun karena kami sudah sepakat antara dua belah pihak ini, antara yang dilakukan sama Oman dengan saya sendiri di panggung membikin suatu kegaduhan, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh Indonesia, umumnya di Kabupaten Pandeglang. Terima kasih,” jelasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana acara musik dangdut. Terdengar seorang biduan sedang tampil, sementara beberapa penonton pria melakukan aksi joget dan memberikan saweran. Salah satu penonton terlihat menyawer dengan cara melempar uang langsung ke muka biduan.

Tindakan tersebut memicu kemarahan biduan. Ia kemudian meminta agar aksi semacam itu tidak lagi diulangi. “Nggak usah dilempar ke muka, malu sama pak lurah,” ucap biduan tersebut.

Tak lama setelah itu, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Kepala Desa tampak mengambil mikrofon dan memarahi biduan tersebut. Ia meminta agar acara dihentikan dan menyatakan bahwa biduan seharusnya tidak marah atas tindakan penonton yang menyawer. “Udah kamu tutup, tutup. Sok soan kamu. Biduan, kayak gitu kok kamu marah,” kata Kades tersebut. Ia menambahkan, “Jangan sok, kamu. Ini kan hiburan.”

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Desa Padasuka, Cimanggu, dan Kepala Desa Padasuka berinisial Sara adalah sosok yang ada dalam video. “Kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengulangi tindakan atau perbuatan yang dapat menimbulkan perselisihan serupa. Apabila di kemudian hari terdapat permasalahan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya melalui musyawarah dan mufakat dengan mengedepankan sikap saling menghormati, kekeluargaan, serta menjaga hubungan baik,” ujar Maruli, menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menjaga kedamaian.

Tinggalkan komentar