Gempa M 4,1 Guncang Bogor, 17 Rumah Rusak dan 52 Warga Mengungsi

Bogor – Gempa bumi bermagnitudo 4,1 mengguncang Kabupaten Bogor pada Kamis sore, sekitar pukul 17.45 WIB. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada 17 unit rumah warga dan memaksa 52 orang mengungsi. Kerusakan mayoritas terjadi di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang.

Menurut Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, gempa tersebut berdampak pada 11 kampung yang tersebar di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, dan Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Ia merinci bahwa kerusakan bervariasi, mulai dari retakan pada dinding hingga atap yang rusak.

Di Kampung Muaradua, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, tiga rumah mengalami kerusakan sedang dan ringan, berdampak pada 12 jiwa. Kerusakan yang dilaporkan mencakup tembok dinding yang retak hingga hancur, serta kerusakan pada plafon dan atap. Sebanyak enam warga di lokasi ini terpaksa mengungsi.

Andi menambahkan bahwa masih ada lima kampung lain di Kecamatan Pamijahan yang belum terdata akibat kondisi yang sudah larut malam saat kejadian. Kampung-kampung tersebut meliputi Kampung Banarajaya 1 dan 2, Kampung Cikupa, serta Kampung Cisalak 1 dan 2.

Sementara itu, di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, sebanyak 14 rumah di lima kampung mengalami kerusakan. Akibatnya, 46 orang dari 14 kepala keluarga terpaksa mengungsi. Sebagian warga mengungsi karena rumah mereka tidak lagi layak huni, sementara sebagian lainnya memilih mengungsi karena trauma akibat gempa susulan.

“Total mengungsi 14 KK (kepala keluarga) atau 46 jiwa. Tidak semua warga yang mengungsi karena rumahnya terdampak gempa. Ada beberapa warga mengungsi karena trauma, dikarenakan masih ada gempa susulan,” jelas Andi.

Saat ini, sebagian warga yang mengungsi telah ditempatkan di tenda sementara maupun rumah kerabat di alamat yang sama sambil menunggu pendataan lebih lanjut dan perbaikan.

Tinggalkan komentar