Eskalator Stasiun Duri Rusak, Penumpang Keluhkan Antrean Panjang

JAKARTA – Eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, masih dalam perbaikan setelah mengalami gangguan yang sempat menyebabkan sejumlah pengguna KRL terluka. Para penumpang, yang akrab disapa ‘Anker’, berharap agar fasilitas tersebut segera beroperasi kembali.

Pantauan pada Selasa (5/10/2026), eskalator yang mengalami gangguan ditutup terpal. Fasilitas ini merupakan akses menuju Peron 5, atau arah Tangerang. Akibatnya, penumpang yang hendak transit ke arah Tangerang pada jam pulang kerja terpaksa menggunakan tangga manual.

Kondisi di tangga manual terpantau padat. “Merugikan pelanggan ya. Kita kan sebagai pelanggan di sini, sebelum eskalator mati juga sebenarnya sudah cukup sulit aksesnya. Jadi ketika eskalator mati satu itu benar-benar sangat menyulitkan para pengguna KRL. Jadi lebih chaos lagi,” kata salah seorang pengguna KRL, Ibnu (30).

Peron 5 terlihat lebih padat karena penumpang harus mengantre lebih panjang akibat matinya satu eskalator. Penumpang yang ingin naik ke hall untuk transit ke arah Tanah Abang atau keluar Stasiun Duri harus bergantian menggunakan satu eskalator yang masih berfungsi.

“Karena akses di Duri kan cuma ada dua ya, akses tangga ini sama eskalator. Kalau untuk lift kan untuk prioritas,” jelas Ibnu.

Ibnu berharap eskalator yang rusak segera dapat beroperasi kembali. Ia mengaku harus mengatur ulang waktu perjalanannya karena antrean di Stasiun Duri yang kini lebih panjang. “Yang biasanya kita bisa kejar di jam sekian, jadi mundur satu jadwal. Karena harus antre lebih panjang lagi. Terus udara di atas juga ketika ramai itu agak sesak. Karena padat, lebih padat sama pengunjung, sama pelanggan di sini,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Harapannya sih lebih segera ditangani ya. Selain itu lebih diperbesar juga fasilitas di stasiun transit Duri ini. Sama aksesnya mungkin bisa ditambah tangga atau eskalator tambahan baru. Jadi tidak cuma ada dua akses gitu.”

Pengguna KRL lainnya, Marzuki (50), yang sudah lama menggunakan KRL dari Stasiun Duri, juga mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. “Harapan, harapan saya mah cepatlah diperbaikin ya, cepat. Soalnya ini kalau waktu jam-jam sibuk pagi tuh padat banget sih ya antre. Saling berdesak-desakan gitu. Saling berebut, pengin duluan di Stasiun Duri ini,” tutur Marzuki.

Eskalator di Stasiun Duri mengalami kerusakan pada Sabtu (3/10). Eskalator tersebut dilaporkan tiba-tiba berbalik arah dan menyebabkan 12 penumpang terluka.

Tinggalkan komentar