Eskalator Stasiun Duri Bermasalah, 12 Penumpang Terluka

JAKARTA – Sebuah eskalator di Stasiun Duri mengalami gangguan mendadak saat digunakan oleh penumpang pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 07.45 WIB. Insiden ini berdampak pada 12 orang yang sedang menggunakan fasilitas tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi pada eskalator di area akses menuju jalur 5. “KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan fasilitas yakni salah satu eskalator di Stasiun Duri, Sabtu (3/10) sekitar pukul 07.45 WIB. Gangguan terjadi pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5,” kata Karina dalam keterangan tertulis.

Karina menjelaskan bahwa seluruh pengguna yang terdampak telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan di Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri. Petugas Keamanan Stasiun Duri yang bertugas di peron 5 menunjukkan respons cepat dengan segera menghentikan operasional eskalator dan memberikan pertolongan kepada pengguna yang terdampak.

“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” ujar Karina.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, terdapat 12 orang yang terdampak, terdiri dari 10 orang dewasa dan 2 anak-anak. Karina merinci bahwa 5 orang telah melanjutkan perjalanan, sementara 5 orang lainnya akan dirujuk ke RS Duta Indah untuk penanganan lebih lanjut. Dua orang lainnya akan menjalani observasi tambahan. “Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” tegas Karina.

KAI Commuter telah melakukan pengamanan di area eskalator dan menghentikan penggunaannya untuk sementara. Tim terkait sedang melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fasilitas tersebut untuk memastikan aspek keselamatan dan mengetahui penyebab teknis gangguan. “Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis,” tutup Karina.

Tinggalkan komentar