Dua Tewas dalam Kebakaran Penjaringan, Diduga Akibat Korsleting

JAKARTA – Kebakaran yang melanda kawasan Kertajaya IV, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (13/10) sore, dilaporkan merenggut nyawa dua orang warga. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, korban tewas adalah seorang nenek berusia sekitar 70 tahun bernama Wulan, dan cucunya yang berusia 6 tahun, Muhammad Nabil.

“Ibu Wulan kalau nggak salah umur sekitar 70 atau 80 tahun. Nama lengkapnya saya kurang paham, panggilannya selalu Bu Wulan aja gitu kan. Nah, cucunya namanya Muhammad Nabil, 6 tahun,” tutur Sidik (38), salah seorang warga setempat, saat ditemui di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/10/2026).

Selain dua korban jiwa, kebakaran tersebut juga menyebabkan satu orang luka-luka. Korban luka tersebut merupakan abang kandung dari Sidik, yang kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Atmajaya. “Korban luka abang saya nih, abang kandung lagi dirawat di Rumah Sakit Atmajaya, luka bakar. Informasinya sih jam 5 sore ini nanti dioperasi plastik,” ungkapnya.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengerahkan sebanyak 27 mobil pompa dan 135 personel untuk memadamkan api yang berkobar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.20 WIB kemarin. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran ini dilaporkan menghanguskan sekitar 150 rumah. Akibatnya, 500 jiwa dari 200 keluarga kehilangan tempat tinggal dan kini berstatus terdampak.

Tinggalkan komentar