Dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dikenal sebagai “algojo” pimpinan Manfred Fatem, Arso Aisnak dan Yohanes KY, tewas ditembak oleh personel TNI di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Keduanya diidentifikasi sebagai pentolan dalam struktur TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya.
Arso Aisnak diketahui menjabat sebagai Komandan Komando Wilayah Pertahanan II Kodap IV Sorong Raya, sementara Yohanes KY adalah Komandan Batalyon Karef Hamit Kodap IV Sorong Raya. “Arso Aisnak dan Yohanes KY yang terkenal sebagai duet maut alias pasangan algojo yang selalu menjadi eksekutor setiap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Jaya,” ujar Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto.
Peristiwa penembakan terjadi di kawasan hutan Distrik Aifat pada Sabtu (3/10) malam. Insiden ini berawal ketika personel gabungan TNI mendeteksi keberadaan kelompok TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Jaya yang dipimpin oleh Manfred Fatem.
Menurut Letjen TNI Lucky Avianto, upaya persuasif telah dilakukan oleh pasukan TNI untuk meminta kelompok tersebut menyerah dan meletakkan senjata. Namun, imbauan tersebut diabaikan oleh anggota OPM.
“Manfred Fatem-lah yang pertama kali menghujani pasukan kita dengan peluru tajam, lalu diikuti oleh seluruh Anggota TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Jaya,” ungkap Lucky, menjelaskan bahwa OPM justru melancarkan tembakan membabi buta ke arah pasukan TNI terlebih dahulu.