JAKARTA – Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, secara resmi membuka kompetisi BLISPI Youth Cup V yang memperebutkan Piala Ketua DPD RI di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kompetisi ini mengusung tema ‘Dari Daerah, Lahir Bintang Sepakbola Indonesia’ dan diikuti oleh lebih dari 2.000 anak.
Sultan B. Najamudin menyatakan dukungannya penuh terhadap pengembangan sepak bola nasional, khususnya dalam pembinaan talenta sejak usia dini. Ia berharap agar anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk berlatih, bertanding, dan berkembang menjadi pesepakbola profesional yang dapat membanggakan bangsa.
Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah penting bagi pengembangan potensi dan karakter para pemain muda melalui olahraga. Sultan mengapresiasi konsistensi Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) dalam menyelenggarakan kompetisi sepak bola usia muda.
Menurutnya, bakat alami saja tidak cukup untuk membentuk seorang pesepakbola handal. Sultan menekankan bahwa bakat tersebut perlu didukung oleh latihan yang berkualitas, pendampingan yang baik, kedisiplinan tinggi, kesempatan untuk bertanding secara rutin, serta lingkungan yang kondusif untuk perkembangan mereka.
“Bakat alami hanyalah sebongkah batu, pembinaan sejak usia dini yang akan mengubahnya menjadi permata,” ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (25/10/2026). Ia menambahkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini memerlukan sebuah ekosistem yang berkelanjutan.
Ekosistem tersebut harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, institusi pendidikan formal seperti sekolah, klub sepak bola, organisasi olahraga, para pelatih, sektor dunia usaha, hingga peran aktif keluarga.
Sultan menegaskan bahwa kompetisi semacam ini tidak boleh hanya bersifat sesaat, melainkan harus terintegrasi sebagai bagian dari jalur pembinaan yang berkelanjutan, yang mampu mengantarkan talenta muda hingga mencapai level profesional.
Sebagai lembaga yang mewakili daerah, DPD RI berkomitmen untuk mendorong agar anak-anak di berbagai wilayah tidak kehilangan kesempatan mengembangkan bakat mereka akibat keterbatasan fasilitas, kualitas pembinaan, maupun akses terhadap kompetisi. Potensi pemain dari daerah, menurut Sultan, sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
“Kita perlu membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan, bukan hanya menyelenggarakan kompetisi sesaat. Dari lapangan-lapangan di daerah, kita berharap tumbuh talenta yang kelak mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya.
Sultan berpesan kepada seluruh peserta untuk terus berlatih dengan tekun, menjaga disiplin diri, bersikap rendah hati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam setiap pertandingan. Ia meyakini bahwa dari para pemain muda ini akan lahir talenta-talenta unggul yang mampu mengikuti jejak para pemain kebanggaan Indonesia.
Melalui penyelenggaraan BLISPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI ini, Sultan berharap pembinaan sepak bola usia dini dapat menjadi semakin kuat dan berkesinambungan. Hal ini penting agar anak-anak dari seluruh penjuru daerah memiliki ruang yang lebih luas untuk berprestasi, sekaligus membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama bangsa.