Aksi Dua Perampok Laptop di Lapangan Padel Coach Justin Terekam CCTV

JAKARTA – Jajaran kepolisian tengah mendalami kasus pencurian laptop dan mikrofon yang terjadi di KOCI Padel House, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden ini terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Menurut laporan Antara, Sabtu (10/10/2026), pelaku yang berjumlah dua orang mengenakan pakaian serba hitam dan dilaporkan menggunakan satu unit sepeda motor. Bukti rekaman CCTV tersebut kini tengah ditelusuri lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Barang yang telah diambil pelaku berupa barang-barang elektronik dan juga topi serta helm, di mana perbuatan pelaku terekam kamera CCTV,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi.

Joko merinci barang-barang yang berhasil digondol pelaku meliputi satu unit laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua unit tablet, dan sebuah mikrofon TWS. Pihak kepolisian juga telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pencurian.

“Bahwa pada Kamis (8/10), Tim Opsnal telah cek TKP pencurian yang terjadi di KOCI Padel House, Jalan Dharmawangsa X. Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Perkara ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

“Atas kejadian tersebut, hari ini pihak korban telah datang ke Polrestro Jakarta Selatan untuk membuat Laporan Polisi. Saat ini perkara dalam penyelidikan Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan,” tambah Joko.

KOCI Padel House diketahui merupakan fasilitas olahraga milik mantan pelatih futsal dan komentator ternama, Justinus Lhaksana, atau yang akrab disapa Coach Justin, yang berlokasi di kawasan Dharmawangsa.

General Manager KOCI Padel House, Bayu Waseso, mengungkapkan bahwa pelaku diduga merusak pintu masuk secara paksa untuk melancarkan aksinya. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alat yang digunakan pelaku untuk membobol pintu tersebut.

“Membobol pintu, merusak pintu itu. Dirusak ya. Kalau itu (menggunakan apa) saya kurang tahu pasti ya, mungkin ya perangkat besi atau obeng, itu kurang tahu pasti,” kata Bayu saat ditemui di lokasi, Jumat (9/10).

Pencurian ini pertama kali diketahui oleh staf KOCI Padel House saat mereka tiba di lokasi sebelum pukul 06.00 WIB. Staf mendapati pintu bagian belakang dalam keadaan terbuka dan lampu di dalam bangunan masih mati.

“Beliau masih takut untuk masuk. Kebetulan ada staf yang membawa suaminya untuk mengantarkan dan masuk. Setelah itu, terlihat beberapa perangkat elektronik yang digunakan untuk operasional sehari-hari sudah hilang,” tutur Bayu.

Ia menambahkan, area di belakang meja resepsionis juga ditemukan dalam kondisi berantakan. Total sekitar lima unit perangkat elektronik dilaporkan hilang.

Berdasarkan rekaman CCTV, diduga dua orang terlibat dalam aksi tersebut. Pelaku datang berboncengan sepeda motor, di mana satu orang masuk ke dalam bangunan sementara rekannya menunggu di luar.

Tinggalkan komentar