ABG Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan di Apartemen PIK 2, Keluarga Ucapkan Terima Kasih kepada Polisi

Seorang remaja perempuan berinisial DL, yang dilaporkan hilang dan ditemukan di Apartemen Tokyo Tower JF 33-39, kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, telah berhasil dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya. Momen haru tersebut terjadi di Kantor Satreskrim Polres Tasikmalaya, Jawa Barat.

DL langsung disambut pelukan hangat dari ayah dan ibunya di hadapan Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi beserta jajaran Reskrim pada Kamis (15/10/2026). Ayah korban, Supriyadi, dan ibunya, Ade Rini Mulyasari, menunjukkan raut kebahagiaan yang mendalam.

“Alhamdulillah saya bersyukur anak saya selamat ditemukan. Terima kasih Pak Kapolres, Pak Kasat Reskrim dan Pak Kanit PPA. Kerja keras dan profesionalnya polisi membuat anak saya ditemukan lagi. Polisi ini benar-benar tanpa pamrih,” ujar Supriyadi, ayah korban, menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian dan lembaga anak Tasikmalaya.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa mereka sengaja tidak langsung menyerahkan korban kepada keluarga untuk memastikan pemulihan psikologisnya dan untuk mendapatkan keterangan yang maksimal. Korban dinilai sudah mulai pulih sehingga akhirnya diserahkan kepada orang tuanya.

“Korban begitu anggota kami temukan sengaja dipulihkan di rumah aman. Pemulihan kesehatan psikologis dan kesehatan badannya. Hari ini kami serahkan pada orang tua,” kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, didampingi Kasat Reskrim AKP Heru Samsul Bahri.

Sementara itu, KPAI Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa korban sudah menunjukkan perbaikan kesehatan psikologisnya. Meskipun demikian, korban masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

“Ya sudah lumayan korban mulai membaik tapi kami tetap upayakan pendampingan psikologis dan pendampingan hukum,” ujar Ketua KPAI Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Simpang, RT 08 RW 04, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong. Saat itu, korban yang tinggal sendiri di kontrakan sempat berpamitan untuk membeli makan.

Tinggalkan komentar