JAKARTA – Sebanyak tujuh perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur merah atau lintas Bogor-Jakarta Kota terpaksa dibatalkan pada Senin pagi (19/10/2026). Kondisi ini menyebabkan kepadatan penumpang yang ekstrem di stasiun dan di dalam gerbong KRL.
Seorang penumpang bernama Choirunisa menceritakan pengalamannya saat mencoba naik KRL di Stasiun Depok Baru pada pukul 06.30 WIB. Ia mendapati peron sudah dipenuhi oleh ratusan penumpang yang menunggu kedatangan kereta.
“Biasanya jam setengah 7 itu nggak separah ini sih ramenya, kayak 3 kali lipatnya,” ujar Choirunisa saat dihubungi, Senin (19/10/2026). Ia menjelaskan bahwa setiap KRL yang datang dari ratusan orang yang menunggu di peron, hanya sekitar tiga hingga lima orang yang bisa naik per pintu kereta.
Choirunisa baru berhasil naik KRL pada kedatangan kereta keenam. Ia menaiki gerbong khusus wanita yang ternyata juga sangat padat. “Kalau pas masuknya pasti sih berebutan, tapi tadi di gerbong yang aku naikin ada beberapa yang minta geser mau turun, karena bener-bener nggak bisa gerak, jadi pada ketawain aja karena kondisinya yang sepadat itu,” katanya.
Ia menggambarkan kondisi KRL Bogor pagi itu sangat padat, bahkan membuatnya harus berjinjit karena kesulitan menapakkan kaki sepenuhnya di dalam gerbong. “Bukan pepes lagi ya, bener-bener nggak napak kakinya. Dari aku datang jam setengah 7, baru naik jam setengah 8 kurang,” tuturnya.
Kepadatan penumpang baru mulai berkurang setelah beberapa penumpang turun di Stasiun Pasar Minggu. Choirunisa mengaku merasa lemas setibanya di kantor akibat pengalaman tersebut. “Definisi I hate Monday sampe kantor udah lemes duluan perkara banyak cancel jadwal KRL red line commuter line. Selain nggak bisa gerak, jari-jari kaki dilatih militer nahan jinjit dari Depok Baru-Tebet,” tulisnya melalui akun Threadsnya @choirunisanurr.
Sebelumnya, KAI Commuter menyatakan bahwa pembatalan tujuh perjalanan KRL Red Line lintas Bogor pagi ini disebabkan oleh adanya perawatan sarana kereta yang sedang dalam penanganan petugas. “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan adanya perawatan pada sarana kereta yang saat ini sedang dalam penanganan petugas terkait, KAI Commuter melakukan penyesuaian pola perjalanan,” tulis KAI Commuter dalam akun X miliknya.
KAI Commuter memastikan bahwa perjalanan Commuter Line lainnya berjalan normal dan mengimbau penumpang untuk mengikuti aturan serta arahan petugas di lapangan.
Berikut adalah daftar perjalanan KAI Commuter Red Line yang mengalami penyesuaian:
- KA 1157 (Bogor-Jakarta Kota), jadwal keberangkatan 04.03 WIB, dibatalkan.
- KA 1124F (Depok-Bogor), jadwal keberangkatan 05.33 WIB, dibatalkan.
- KA 1154 (Jakarta Kota-Bogor), jadwal keberangkatan 05.36 WIB, dibatalkan.
- KA 1195F (Cilebut-Jakarta Kota), jadwal keberangkatan 06.22 WIB, dibatalkan.
- KA 1013A (Bogor-Manggarai), jadwal keberangkatan 07.16 WIB, dibatalkan.
- KA 1192F (Jakarta Kota-Depok), jadwal keberangkatan 07.48 WIB, dibatalkan.
- KA 1014 (Manggarai-Bogor), jadwal keberangkatan 08.37 WIB, dibatalkan.